SMP BIAS Yogyakarta JUARA 1 O2SN Kota Yogyakarta

Masih ingat setahun yang lalu, saat mas Zulfaqor Fadhil atau Mas Atta juara 3 gitar klasik O2SN?

Nah, Alhamdulillah, dengan izin Allah di tahun ini Mbak Shanin kelas 8B berhasil memperbaiki peringkat yaitu Juara 1 tingkat Kota Yogyakarta. Itu artinya Mbak Shanin berhak mewakili kota Yogyakarta maju ke tingkat Provinsi DIY.

Sebagai informasi gitar klasik merupakan salah satu ekstra seni di SMP BIAS Yogyakarta yang wajib diikuti setiap siswa. Nah, yang mau mencoba bagaimana memainkan gitar klasik dengan benar, yuk datang saja ke SMP BIAS Yogyakarta…

Informasi Siswa Baru  : (0274) 410350
Pendaftran on line        : sibibias.sch.id

 

USBN SMP BIAS Yogyakarta

Ujian Sekolah Berbasis Nasional di laksanakan oleh kakak-kakak kelas 9 SMP BIAS Yogyakarta dengan sungguh-sungguh.
Tentu dengan mengharapkan ridhlo Allah Subhanahuwataalla agar nilai yang kami peroleh masuk grade A. Tapi semua tidak ada gunanya jika meniru atau mencontek jawaban teman.
Pesan ustadzah adalah korupsi itu tidak sekedar mengambil uang rakyat, mencontek adalah kebiasaan korupsi yang kecil tapi berdampak besar bagi kemampuan ku. Baik kepercayaan diri maupun kejujuran.

Doa Bapak/ Ibu dan segenap ustadz/ ah menjadi motivasi sekaligus harapan bagi mereka untuk meraih hasil terbaik.

 

Asyiknya belajar Fisika … Krida SMP BIAS ke Lab Terpadu UIN YK

Minggu lalu adik-adik kelas 7 PKL di LIPI Karangsambung Kebumen, untuk belajar tentang Ilmu Kebumian/Geologi.

Nah, sekarang giliran kakak-kakak kelas 8 yang melaksanakan Krida Praktikum Fisika ke Laboratorium IPA Terpadu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Percobaan materi resonansi, hukum Newton 2, Archimedes, gelombang stasioner, & lensa.

Hukum Newton sendiri merupakan hasil temuan dari Fisikawan Isaac Newton, dalam karyanya “Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica” yang diterbitkan pada 5 Juli 1687. Ia menjelaskan dan meneliti gerak dari bermacam-macam benda fisik maupun sistem.

Untuk Hukum Newton 2 sendiri berbunyi : Perubahan dari gerak selalu berbanding lurus terhadap gaya yang dihasilkan dan memiliki arah yang sama dengan garis normal dari titik singgung gaya benda.

Semoga Krida ini menjadi motivasi untuk siswa SMP BIAS bahwa Fisika itu mudah, mengasyikkan, serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Hayooo … siapa yang bisa mencarikan contoh aplikasi Fisika dalam kehidupan sehari-hari?

Informasi Siswa Baru  : (0274) 410350
Pendaftran on line        : www.sibibias.sch.id

 

 

Kegiatan Hari Krida SMP BIAS, di Sentra Industri Coklat Monggo

Siapa suka permen coklat ? Jenis makanan ini banyak digemari karena rasa manis dan legitnya yang menggoyang lidah.

Alhamdulillah, pada kegiatan hari krida Rabu, 7 Maret 2018, siswa kelas 9 kelas SMP BIAS Yogyakarta berkunjung ke salah satu sentra industri coklat yang terkenal di Yogyakarta. Kami melihat pengolahan dan pengemasan aneka produk coklat Monggo .

Kegiatan ini merupakan pembelajaran jiwa enterpreuner, sosok yang mampu mengelola sumber daya alam negeri untuk kemandirian ekonomi .

Siapa yang ingin menjadi pengusaha amanah, eksportir tangguh yang menjelajah seluruh penjuru bumi ?

Ayo terus belajar, agar bisa goncangkan dunia .

 

ODI BIAS-Kopeng 2017-kedatangan peserta ODI 2017-publish1

ODI (Orientasi Dienul Islam) Bina Anak Sholeh Yogyakarta dan Ittihadul Muwahiddin Pati

ODI BIAS-Kopeng 2017-Upacara PembukaanKopeng, (7/8/2017) ODI merupakan kegiatan rutin siswa baru dan siswa SMP-SMA BIAS Yogyakarta untuk mengenalkan orientasi keislaman dengan berlandaskan tauhid di awal tahun ajaran baru.

Sebelumnya selama dua pekan para siswa digembleng dengan latihan kedisiplinan, bela negara, cinta tanah air serta sikap menjadi calon pemimpin oleh Kapten Rino dari markas Kodim Kota Yogyakarta bersama keenam rekannya.

Mengambil tema “Pemuda hebat menempa diri wujudkan generasi attajir ashshoduq” diharapkan mereka menjadi para pengusaha yang benar serta jujur. Sebuah cita-cita mulia yang juga menjadi dasar agar mereka mampu memakmurkan bumi Allah.

Bertempat di Taman Wisata Kopeng Magelang Jawa Tengah, selama 4 hari siswa-siswi begitu antusias mendapatkan materi dari para pemandu yang dikemas sangat menarik oleh tim ODI Center. Selain menarik, setiap sesi begitu menyenangkan karena belajar di antara pohon-pohon rindang serta udara yang sangat sejuk. Luar biasa alam Allah ini.
ODI BIAS-Kopeng 2017-tausyiahNah tidak hanya diskusi saja yang menjadi bahan materi, ada juga materi kepondokan yang diberikan, termasuk cara menggunakan sarung bagi siswa kelas 7.

Acara dibuka oleh Direktur BIAS Indonesia, Ir Hj. Lilik Indriati pada selasa pagi dengan kabut dan hawa khas kopeng, serta matahari yang sesekali mengembangkan senyumnya.

Acara ini sendiri akan selesai pada tanggal 10 Agustus mendatang, dengan outbond yang sudah dirancang oleh panitia, kelas 12 juga dilibatkan lho untuk belajar menjadi pemimpin dan membimbing adik-adiknya. Sinergi positif yang diharapkan semakin mengokohkan jiwa pemuda Islam dalam membangun negeri dengan penuh ketaqwaan.