Rani, Guru Bahasa Inggris di STAIT BIAS

Minggu, 25 November 2012 20:32 WIB.

MAHASISWA  STAIT  BIAS Jogja mengikuti studi club belajar bahasa Inggris, langsung dari penutur asli native speaker. Salah satunya Nurani Oktavia Robelus (23), alumnus America University Washington DC. Dia warga Amerika Serikat. Rani, begitu sering disapa, bisa sampai ke Yogya karena mengikuti program Voulunteer In Asia (VIA).

Kegiatan tersebut telah berlangsung tiga kali. Akan diprogramkan rutin setiap seminggu sekali. Tujuan program adalah meningkatan penggunaan bahasa internasional dari penutur aslinya, yaitu orang asing. Ketertarikan Rani mengajar bahasa Inggris di Indonesia karena hubungan ilmu komunikasi dengan bahasa.

Keturunan Padang-Belanda ini merasa tertantang mempelajari bahasa dan budaya Indonesia dengan menjadi sukarelawan di VIA. (adv)

PKL, Siswa Playgroup BIAS Serbu Gembiraloka

Kamis, 22 November 2012 08:54 WIB

Acara ini mengajak peserta didik mengenal secara langsung  satwa yang jarang ditemui. Seperti gajah, unta, harimau, buaya, simpase, ular dan lain-lain.  Rute perjalanan dari halte kereta 1,2,3,4 dan 5 mengelilingi kebun binatang sambil melihat perilaku binatang.

“Kegiatan ini dimaksudkan agar keyakinan anak-anak tentang binatang yang pernahdiajarkan ustadzah dapat dilihat lebih dekat. Sehingga anak mempunyai pemahaman ainulyaqin (kenyakinan karena melihat sendiri, red),” terang Humas BIAS Lilis. (adv)

Asyiknya Makan Snack Sehat

Salah satu keunggulan sekolah BIAS yang mengimplementasikan kehidupan sehari-hari adalah makan snack bersama. Pelajaran makan snack diawali mencuci tangan dengan sabun. Dilanjutkan quiz pelajaran Matematika, IPA, bahasa Inggris, bahasa Indonesia dan berdoa sebelum makan.

Semua kegiatan dilaksanakan antri sesuai kesiapan masing-masing siswa.  Penyediaan snack merupakan sedekah wali siswa secara bergilir. Siswa yang membawa snack pada hari itu adalah pemimpin di kelasnya pada hari tersebut.

“Hal ini dimaksudkan agar siswa tidak jajan sembarangan karena kreteria snack yang harus dibawa adalah snack bergizi dan mengenyangkan,” kata Lilis, Divisi Humas.

Alasannya, BIAS ingin menanamkan kebersihan makanan dan pola hidup sehat selalu terjaga. Lingkungan sekolah juga bersih tanpa penjaja makanan. Di sela-sela makan snack, guru menerangkan kandungan dalam makanan. (adv)

Siswa SD BIAS ke Green Canyon

TERAMPIL: Aktivitas siswa BIAS Yogyakarta.

– “Siap, gerak. Maju jalan !” aba-aba ini disuarakan  komando pembina kegiatan outbond 200 siswa SD BIAS yang diselenggarakan 17 November 2012. Acara dilaksanakan di Sompok, Siluk, Karangkemiri, Imogiri. Masyarakat lebih mengenal dengan sebutan Green Canyon Yogya alias jembatan gantung di bawah kebun Mangunan, Imogiri.

Kegiatan bertujuan melatih kerjasama, kedisiplinan terhadap aturan main, melatih fisik dan mental sehingga tahan banting. Juga mensyukuri nikmat Allah SWT yang  telah menciptakan alam semesta dan mengeksplorasi alam dengan tetap menjaga alam semesta karena semata-mata beribadah kepada Allah SWT. (adv)

Liburan, Keluarga Ustadzah BIAS Refreshing

Liburan Tahun Baru 1434 H,  keluarga ustadzah sekolah BIAS Yogyakarta melakukan refreshing. Acara ini guna mencerahkan pikiran dan kepenatan kerja. Kegiatan yang dilaksanakan 14-15 November 2012 diikuti  200 peserta. Rombongan berangkat dari BIAS Special School Jalan Tritunggal 1 Wirosaban. Kegiatan diisi sharing pengalaman kehidupan. (adv)