Biasa Berinfaq Sejak Dini

Spread the love

Berinfaq adalah salah satu amal sholeh yang hendaknya dibiasakan sejak dini. Belajar berinfaq bisa dimulai dari lingkungan sekolah maupun di rumah. Selain sebagai sarana beribadah, berinfaq dapat melatih empati anak untuk ikut berperan dalam proses kemajuan islam di segala bidang. Membiasakan infaq di sekolah sudah sejak lama dilakukan secara rutin di Sekolah BIAS.


Berinfak telah menjadi salah satu dari 18 akhlak aplikatif yang masuk dalam kegiatan belajar mengajar di Sekolah BIAS. Pembiasaan Reflek Infaq dan sodaqoh dilakukan dengan cara infaq setiap hari secara rutin dikelas. Anak-anak juga diajak untuk ikut mengelola dana hasil infaq yang telah terkumpul. Selanjutnya anak-anak ikut memutuskan untuk membeli pelengkap kegiatan belajar di sekolah yang berasal dari hasil infaq, seperti menambah aneka alat permainan dan buku bacaan. Dengan pola demikian, anak akan memiliki rasa empati untuk menjaga fasilitas dan alat peraga di sekolah karena merasa ikut memiliki.

Kegiatan infaq dibulan Ramadhan dikemas lebih menarik. Melalui peraga pohon uang, anak-anak lebih mudah memahami ketika diterangkan oleh uztadzah. Peraga pohon uang menggambarkan bahwa pahala orang yang berinfaq 1 benih maka akan tumbuh 7 tangkai, dan setiap tangkai ada 100 biji. Analogi tersebut menjelaskan bahwa Alloh selalu melipatkan pahala orang yang berinfaq, terutama di bulan Ramadhan. Apabila anak-anak telah memahami konsep infaq sejak dini, maka mereka akan tumbuh menjadi orang yang lebih mudah menggerakkan tangan diatas daripada tangan dibawah. Apabila karakter dermawan telah mendarah daging dalam diri anak-anak, maka cukup mudah untuk membangun masyarakat islam yang madani.

Posted in SIBIBIAS-News.