Alhamdulillah, SD BIAS Yogyakarta Terakreditasi A

Kamis, 07 Desember 2017

 

Ustadz Anas, panggilan akrab Kepala Sekolah SD BIAS Giwangan menghadiri penyerahan piagam Akreditasi di Sportorium UMY.

Alhamdulillah. Untuk ketiga kalinya, perolehan nilai A dicapai oleh SD BIAS Giwangan Yogyakarta.

Akreditasi merupakan salah satu capaian/perolehan kinerja sekolah, yang penilaiannya dilakukan oleh tim asesor BAN SM dalam visitasnya pada tanggal 29 dan 31 Juli 2017.

Perolehan nilai A ini merupakan pengakuan sekaligus penghargaan pemerintah atas keberhasilan proses pendidikan yang dilangsungkan di sekolah BIAS.

Dengan capaian ini diharapkan lembaga pendidikan BIAS akan semakin memantapkan langkahnya, sehingga tetap menjadi lembaga pendidkan kebanggaan umat, yang mengantarkan anak didiknya menjadi kader generasi emas tahun 2030 yang mampu berkiprah dalam membangun negeri ini dengan taqwa.

Sanlat SMP Dan SMA BIAS Boarding School Yogyakarta

Hari ini, rabu 06 desember 2017 aku mengikuti Sanlat SMP dan SMA BIAS Boarding School Yogyakarta di benteng Vredeburg Yogyakarta.

Dibawah kerindangan pohon dengan angin sepoi-sepoi yang sejuk aku mentafsir mufrodat dari kitab Burhan. Alangkah asyiknya aku belajar dalam suasana yang menyegarkan ini. 

 

    

 Kulihat juga diorama yang ada di sana. Aku belajar bahwa kita perlu memaknai sejarah dengan benar untuk bisa membangun bangsa ini dengan lebih baik di masa depan.Ahh bapak-bapak bangsa jazzakumullah khoyr, aku bertekad bahwa aku akan menggali ilmu sebanyak-banyaknya untuk bekal beramal sholeh lebih banyak agar aku bermanfaat bagi bangsa ini seperti yang telah engkau contohkan.

Tak lupa kulaksanakan tugas mewawancara para pengunjung Malioboro. Aku belajar berkomunikasi dengan baik, tuntas dan santun kepada orang yang baru kutemui.

Alhamdulillah, dengan bertanya dan berkomunikasi dengan orang baru, aku memperluas wawasan, mengetahui bermacam-macam pola pikir dan belajar membuat keputusan dengan tepat. Semoga semua ilmu yang kudapat hari ini dapat semakin menguatkan bekalku untuk menjadi calon pemimpin masa depan, aamiin….

Program Kunjungan Lapangan SMP BIAS Boarding School Yogyakarta

Program Kunjungan Lapangan (PKL) adalah salah satu program unggulan SMP BIAS Boarding School Yogyakarta. Dalam kegiatan PKL, siswa diajak menggali berbagai ilmu dan aplikasinya untuk kemanfaatan kehidupan manusia, meliputi sektor : pendidikan, kesehatan, industri, sosial, dll.

Dengan metode Learning By Doing (LBD) ini, materi dan konsep dari kelas yang sudah diajarkan ustadz/ah dipahami sampai tahap haqqul yakin.

Obyek PKL kelas 8 dan 9 semester 1 ini adalah pabrik jamu PT Air Mancur dan PTPN IX Divisi Tanaman Semusim Perkebunan Dan Pengolahan Karet di Karanganyar Jawa Tengah.

Alhamdulillah, keberangkatan kami didukung cuaca yang cerah, semua siswa meluruskan niat untk berpetualang ilmu.

Sesampainya di PT. Air Mancur, aroma khas jamu tradisional dari pabrik yang sudah dibangun sejak 1963 ini begitu semerbak, awalnya merasa aneh, tapi lama kelamaan kami menikmati aroma jamu ini,  dengan syukur kepada Allah SWT yang sempurna menciptakan indera penciuman.

Berawal dengan ide jamu gendong yang akrab dengan masyarakat solo, perintis PT. Air Mancur berinovasi membuat produk jamu yang awet/tahan lama. Produk jamu ini awalnya dipasarkan di Jakarta (persisnya di depan gedung HI), dimana ada air mancur di depan kantor tersebut.

Nah, dari sinilah awal mula air mancur dijadikan nama oleh perintis perusahaan ini. Air yang mancur tersebut akan memberikan banyak kemanfaatan dengan menumbuhkan kehidupan baru, tentu saja hanya Allah SWT yang mempunyai kuasa ini.

Tujuan utama PKL generasi SMP BIAS Boarding School ke perusahaan ini adalah memunculkan jiwa pemakmur bumi Allah SWT, dengan harapan kedepannya siswa/i dapat menjadi pengusaha-pengusaha yang Attajir Asshoduq untuk kemajuan islam di muka bumi ini.

Aamiin….

 

 

 

 

 

               

Rasanya Enak Seperti Permen

Kamis, 30 November 2017 TK BIAS Giwangan mendapat giliran minum obat cacing yang diberikan Puskesmas Umbulharjo.

Agar tubuhku sehat, obat cacingnya harus aku habiskan. Akan aku kunyah.

Nyam… Nyam… Nyam…

Rasanya enak seperti permen.

 

     

Kulitku Untuk Meraba

Alhamdulillah….

Allah sudah memberi kita indera peraba (kulit), jadi kita bisa merasakan mana yang halus dan kasar. Hari ini di sekolah para umi dengan lembut membimbingku sehingga aku bisa merasakan betapa halusnya selimut dan bantal, berbeda dengan kasarnya karpet.

Aahhh… Bahagianya belajar dengan nyaman di Batita BIAS Kaliurang.